Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Mahasiswa Unair Tawarkan "Mbah Kilat" untuk Pengganti Plastik

Home / Pendidikan / Mahasiswa Unair Tawarkan "Mbah Kilat" untuk Pengganti Plastik
Mahasiswa Unair Tawarkan Hasil uji coba dan penelitian limbah udang dan biji alpukat menjadi bioplastik ramah lingkungan. (Foto: UNAIR)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Limbah biji alpukat dan limbah kulit udang ternyata bisa dijadikan bioplastik pengganti plastik.

Lima orang mahasiswa Unair, Nurlailiatul Machmudah, Fitria Pebriani, Adi Rachmadji, Tri Susanti, dan Dimas Noor Asyari setidaknya bisa membuktikan bahwa limbah tersebut bisa dijadikan bioplastik ramah lingkungan dan aman untuk digunakan.

Bioplastik hasil sintesis limbah tersebut mereka namakan bioplastik “Mbah Kilat” (limbah kulit udang dan biji alpukat).

Nurlailiatul Machmudah, ketua tim peneliti ini menjelaskan, bahwa dipilihnya melakukan inovasi ini karena penggunaan perkakas yang terbuat dari plastik, terutama tas, sudah semakin menggila. Hingga Environment Protection Body, sebuah lembaga lingkungan hidup di Amerika Serikat mencatat, setiap tahun sekitar 500 miliar sampai 1 triliun tas plastik digunakan di seluruh dunia.

”Inilah ancaman terhadap lingkungan hidup, sebab plastik merupakan material yang sulit dihancurkan oleh organisme. Untuk bisa lebur dan terurai dalam tanah, sampah plastik butuh waktu antara 200 sampai 1.000 tahun,” katanya di Surabaya (20/7) di laman news.unair.ac.id.

Kemudian, dewasa ini telah ditemukan beberapa macam plastik biodegradable antara lain, polihidroksi alkanoat (PHA), poli e-kaprolakton (PCL), poli butilen suksinat (PBS) dan poli asam laktat (PLA). Namun kebanyakan bahan baku plastik biodegradable itu masih menggunakan sumber daya alam yang tidak diperbaharui (non-renewable resources) dan tidak hemat energi.

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com